RPP SENI BUDAYA SMK DWIJA PRAJA FORMAT PKPB (Pendidikan Karakter Pribadi Bangsa)

RENCANA PELAKSANA PEMBELAJARAN

(RPP)

Sekolah                       :     SMK DWIJA PRAJA PEKALONGAN

Mata Pelajaran            :     Seni Budaya / Seni Rupa

Kelas / Semester          :     X / 1

Standar Kompetensi   :     Mengapresiasi karya Seni Rupa

Kompetensi Dasar       :     Mengidentifikasi jenis karya seni rupa terapan daerah setempat

Indikator                     :     Gagasan dan teknik seni rupa terapan, dijelaskan berdasarkan sejarah perkembangan

Alokasi Waktu            :     4 X 45 Menit

  1. Tujuan Pembelajaran

Siswa mampu :

  1. Mendefinisikan pengertian seni rupa terapan
  2. Menjelaskan pengertian, tujuan, dan fungsi seni
  3. Menyebutkan nilai-nilai yang terkandung dalam karya seni rupa
  4. Mengetahui cabang – cabang seni rupa terapan
  5. Menyebutkan makna karya seni rupa terapan
  1. Materi Ajar
    1. Pengertian seni, cabang – cabang seni rupa, sifat dasar seni secara umum :

Seni rupa terapan adalah karya seni rupa yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan praktis. Karya seni rupa terapan dapat juga disebut suatu karya seni yang dibuat dengan memiliki nilai aristik dan digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, dengan tanpa melepas nilai fungsi sebenarnya karya itu dibuat.

  1. Beragam jenis, fungsi, dan makna karya seni rupa terapan Jenis karya seni rupa terapan antara lain; busana adat, wayang, ukiran, dan batik. Pada mumnya karya seni rupa terapan memiliki fungsi sebagai alat atau benda pakai.
  1. Metode Pembelajaran

Ceramah, tanya jawab, dan pemberian tugas (Soal latihan)

  1. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
    1. kegiatan pendahuluan (20 menit)
    2. Melakukan kegiatan B3S (Berdoa, senyum, salam, sapa), menunjukan karakter religius
    3. Mengabsen siswa dan menerapkan pengelolaan kelas (membudayakan disiplin dan peduli)
    4. Menjelaskan lingkup materi yang akan dipelajari (membiasakan sikap terbuka dan demokratis)
    5. Guru menjelaskan manfaat kompetensi yang akan dipelajari (memotivasi peserta didik untuk belajar)
    6. Apersepsi:

-          Tanya jawab yang berkaitan dengan seni rupa terapan

-          Mengenal asal daerah karya seni rupa terapan

  1. Kegiatan inti

-          Pertemuan Pertama (60 menit)

  1. Eksplorasi

-          Membahas mengenai seni rupa terapan serta jenis, bentuk, dan  teknik pembuatan.

-          Siswa merumuskan tentang jenis seni rupa terapan

-          Siswa mengungkapkan pendapat mereka tentang pengertian dan jenis seni rupa terapan (mengungkapkan pendapat awal)

  1. Elaborasi

-          Membaca, mendengar dan mempelajari  mengenai pengertian, cabang-cabang, serta unsur-unsur dalam karya seni rupa terapan seperti alat dan bahan.

-          Memberi motivasi pentingnya karya seni terapan dalam kehidupan di masyarakat.

  1. Konfirmasi

-          Menegaskan tentang fungsi karya seni terapan

-          Melakukan proses Tanya jawab mengenai pengertian, cabang-cabang, serta unsur-unsur dalam karya seni rupa terapan seperti alat dan bahan.

-          Guru memberikan motivasi agar siswa lebih aktif dan kreatif dalam mempelajari seni terapan

-          Pertemuan Kedua (60 menit)

  1. Eksplorasi

-          Membahas mengenai seni rupa terapan serta jenis, bentuk, dan  teknik pembuatan.

-          Siswa merumuskan tentang jenis, bentuk, dan teknik pembuatan karya seni rupa terapan

  1. Elaborasi

-          Berdiskusi mengenai cabang-cabang seni rupa serta membuat rangkuman materi mengenai cabang-cabang seni rupa

-          Memberi pemahaman pada siswa mengenai pengertian seni murni, terapan dan desain, (menggugah sikap kreatif siswa dalam berkarya seni)

-          Memberi motivasi pentingnya karya seni terapan dalam kehidupan di masyarakat (menerapkan sikap menghargai karya seni dimasyarakat)

  1. Konfirmasi

-          Menegaskan tentang fungsi karya seni terapan (memberi pemahaman tujuan karya seni terapan dibuat)

-          Melakukan proses Tanya jawab mengenai pengertian, cabang-cabang, serta unsur-unsur dalam karya seni rupa terapan seperti alat dan bahan, serta tujuan karya seni dibuat.

  1. Kegiatan Penutup (10 menit)

-          Menanyakan kesulitan siswa mengenai materi yang diajarkan.

-          Evaluasi pembelajaran (Kesimpulan dan motivasi)

-          Pemberian tugas berkaitan dengan fungsi karya seni terapan sebagai wujut kreatifitas siswa (kreatifitas siswa dalam menjawab soal latihan)

  1. Media Pembelajaran

Papan tulis, alat peraga atau contoh karya seni rupa terapan.

  1. Sumber Bahan
  • Kurikulum KTSP dan perangkatnya
  • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMK
  • Buku-buku penunjang yang relevan
  • Internet
  1. Penilaian
  1. Prosedur penilaian

-          Penilaian hasil belajar / Tes tertulis

-          Penilaian individu

-          KKM : 71

-          Bentuk soal uraian/essay

  1. Instrumen penilaian

-          Contoh soal :

  1. Jelaskan pengertian seni rupa terapan secara umum !
  2. Sebutkan contoh karya seni rupa terapan disekitar lingkungan rumahmu !
  3. Jelaskan tujuan kita mempelajari dan membuat karya seni terapan !
  4. Jelaskan perbedaan karya seni murni dan terapan !

-          Contoh kunci jawaban :

  1. Karya seni yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan praktis.
  2. Meja, batik, vas bunga, sepatu, gerabah
  3. Agar dapat menghargai ciptaan orang lain
  4. Terletak pada segi fungsi karya seni itu dibuat memenuhi kebutuhan estetis dan kebutuhan praktis.

Lembar Penilaian:

ASPEK PENILAIAN

SKOR / NILAI

Jawaban / Gagasan Benar

25

Jawaban mendekati benar

20

Jawaban salah / terjawab

10

Tidak terjawab

2

Rumus Penilaian :

Nilai Total      = Skor dari aspek penilaian X 4

                        = 25 X 4

                        = 100

Mengetahui,                                                         Pekalongan, 7 Juli 2011

Kepala Sekolah                                                   Guru Seni Budaya,

KADARYONO, S.Pd                                        SIGIT PURNOMO, S.Pd


RENCANA PELAKSANA PEMBELAJARAN

(RPP)

Sekolah                       :     SMK DWIJA PRAJA PEKALONGAN

Mata Pelajaran            :     Seni Budaya / Seni Rupa

Kelas / Semester          :     X / 1

Standar Kompetensi   :     Mengapresiasi karya Seni Rupa

Kompetensi Dasar       :     Mengidentifikasi jenis karya seni rupa

Indikator                     :      Gagasan dan teknik seni rupa terapan diidentifikasi berdasarkan proses penciptaan.

Alokasi Waktu            :     4  X 45 Menit

  1. Tujuan Pembelajaran

Siswa mampu :

    1. Menjelaskan perkembangan seni rupa dari zaman pra sejarah sampai zaman modern.
    2. Menjelaskan pengaruh perkembangan seni rupa
    3. Mengetahui cabang – cabang seni rupa.
    4. Menyebutkan aliran – aliran seni lukis
  1. Materi Ajar
    1. Periodisasi Seni Rupa Mancanegara.

- Pra sejarah

Jaman pra sejarah disebut juga jaman batu tua. Jaman ini merupakan sejarah peradaban yang paling tua, jelas saja karena ini adalah jaman pra-sejarah dimana semua peralatan terbuat dari batu, berlangsung pada 2,000,000 tahun yang lalu sampai 13,000 SM silam.

- Klasik

Di zaman ini lukisan dimaksudkan untuk meniru semirip mungkin bentuk-bentuk yang ada di alam. Hal ini sebagai akibat berkembangnya ilmu pengetahuan dan dimulainya kesadaran bahwa seni lukis mampu berkomunikasi lebih baik daripada kata-kata dalam banyak hal. Selain itu, kemampuan manusia untuk menetap secara sempurna telah memberikan kesadaran pentingnya keindahan di dalam perkembangan peradaban.

- Modern

Seni lukis modern Indonesia bercorak abstrak. Namun perlu dijelaskan bahwa untuk disebut modern sebuah lukisan tidak harus abstrak. Berbagai gejala yang timbul di Indonesia sebetulnya bagaikan refleksi yang telah terjadi di barat, walaupun dari segi isi atau temanya berbeda.

Perkembangan seni lukis Indonesia ditandai dengan beberapa periodisasi, dimana sebetulnya pada masa pertentangan ideologi sudah banyak pelukis yang melukis dengan objek-objek lukisan abstrak. Kini seni lukis modern memberi kemungkinan yang tak terbatas, demikian pula material hasil industri teknologi yang banyak mempengaruhi ekspresi estetis seniman dalam perkembangan seni lukis modern

  1. Pengertian Seni Lukis dan aliran –aliran seni lukis.

Melukis hampir sama dengan menggambar. Adapun perbedaannya jika menggambar adalah mewujudkan objek tanpa melibatkan emosi perasan atau watak pencipta.

Sedang melukis (to paint) sebaliknya yaitu mewujudkan objek sebagai hasil ungkapan perasaan penciptanya

Macam-macam aliran seni lukis antara lain:

-          Ekspresionisme              -  Naturalisme

-          Impresionisme                -  Fauvisme

-          Kubisme                         -  Kubisme

-          Dadaisme                       ­-  Realisme

-          Abstrak                          -  dll

  1. Metode Pembelajaran

Ceramah, tanya jawab, diskusi dan pemberian tugas.

  1. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
    1. Kegiatan Pendahuluan (15 menit pertemuan 1 / 10 menit pertemuan 2)
    2. Melakukan kegiatan B3S (Berdoa, senyum, salam, sapa), menunjukan karakter religius
    3. Mengabsen siswa dan menerapkan pengelolaan kelas (membudayakan disiplin dan peduli)
    4. Menjelaskan lingkup materi yang akan dipelajari (membiasakan sikap terbuka dan demokratis)
    5. Guru menjelaskan manfaat kompetensi yang akan dipelajari (memotivasi peserta didik untuk belajar)
    6. Apersepsi:

-          Tanya jawab yang berkaitan dengan perkembangan seni rupa.

-          Mengenal latar belakang perkembangan seni rupa

  1. Kegiatan Inti

-          Pertemuan Pertama (60 menit)

  1. Eksplorasi
    1. Membahas mengenai perkembangan seni rupa dari zaman pra sejarah, Klasik, Modern
    2. Siswa merumuskan tentang periodisasi perkembangan seni rupa (mencari informasi)
    3. Siswa disuruh mengungkapkan ciri-ciri karya seni pada masa perkembangan karya seni rupa (mencari informasi dan pengembangan gagasan/ide dari siswa berdasarkan yang dipahami siswa)
    4. Elaborasi
      1. Diskusi kelompok mengenai periodisasi perkembangan seni rupa
      2. Mendeskripsikan :
  • Menjelaskan seni rupa jaman prasejarah.
  • Menjelaskan seni rupa jaman klasik .
  • Menjelaskan seni rupa jaman modern.
  • Menjelaskan aliran aliran seni lukis.
  1. Konfirmasi
  • Menegaskan tentang sejarah perkembangan seni dari jaman prasejarah sampai jaman modern.
  • Tanya jawab mengenai pengertian, cabang-cabang, serta unsur-unsur pada masa perkembangan seni rupa.
  • Memberi siswa yang kurang aktif dalam diskusi

-          Pertemuan Kedua (70 menit)

  1. Eksplorasi
    1. Membahas mengenai kilas balik dan ciri khusus perkembangan seni rupa dari zaman pra sejarah, Klasik, Modern.
    2. Siswa menjabarkan ciri khusus karya seni di setiap masa perkembangan seni rupa (menampilkan sikap kreatif dalam menangkap materi)
    3. Siswa merumuskan secara per orangan tentang periodisasi dan aliran seni rupa, khususnya seni lukis
    4. Elaborasi
      1. Menjelaskan kepada siswa pengertian seni lukis
      2. Menjelaskan macam-macam aliran seni lukis serta ciri-ciri masing-masing aliran seni lukis
      3. Memutar film “the secret of monalisa” sebagai gambaran contoh karya salah satu pelukis dan aliran yang di terapkan dalam karya
      4. Siswa mendiskusikan dan memaparkan contoh karya lukis dari masing-masing aliran seni lukis beserta nama pelukisnya
      5. Konfirmasi
  • Menegaskan tentang sejarah perkembangan seni dari jaman prasejarah sampai jaman modern.
  • Tanya jawab mengenai pengertian, cabang-cabang, serta unsur-unsur pada masa perkembangan seni rupa.
  1. Kegiatan Penutup (15 menit pertemuan 1 / 10 menit pertemuan ke 2)
    1. Menanyakan kesulitan siswa mengenai materi yang diajarkan.
    2. Evaluasi pembelajaran

ü  Guru bersama siswa menyimpulkan hasil pembelajaran

ü  Guru memotivasi siswa berupa pemberian tugas pekerjaan rumah

  1. Media Pembelajaran

Papan tulis, alat peraga atau contoh karya seni rupa.

  1. Sumber Bahan
  • Kurikulum KTSP dan perangkatnya
  • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMK
  • Buku-buku penunjang yang relevan
  • Internet
  1. Penilaian
    1. Prosedur Penilaian :

-          Penilaian hasil belajar / Tes tertulis (Penilaian Individu)

-          KKM : 71

-          Bentuk soal uraian/essay

  1. Contoh instrument  : Deskripsikan 4 aliran – aliran seni lukis?

Lembar Penilaian:

ASPEK – ASPEK YANG DINILAI

PENILAIAN

1

2

3

4

5

Gagasan
Penguasaan Materi
Pengembangan materi, ide dan pendapat
Kreatifitas

Keterangan:

1= Sangat kurang (20-30)                   4= Baik (81-90)

2= Kurang (40-70)                              5= Sangat Baik (91-100)

3= Cukup (71-80)

Mengetahui                                                          Pekalongan, 7 Juli 2011

Kepala Sekolah                                                   Guru Seni Budaya,

KADARYONO, S.Pd                                        SIGIT PURNOMO, S.Pd


RENCANA PELAKSANA PEMBELAJARAN

(RPP)

Sekolah                       :     SMK DWIJA PRAJA PEKALONGAN

Mata Pelajaran            :     Seni Budaya / Seni Rupa

Kelas / Semester          :     X / 1

Standar Kompetensi   :     Mengapresiasi karya Seni Rupa

Kompetensi Dasar       :     Mengidentifikasi jenis karya seni rupa

Indikator                     :     Mendeskripsikan latar belakang sosial budaya seni rupa Nusantara.

Alokasi Waktu            :     4  X 45 Menit

  1. Tujuan Pembelajaran

Siswa mampu :

  1. Menjelaskan perkembangan seni rupa daerah setempat
  2. Mendeskripsikan sejarah perkembangan seni rupa daerah setempat.
  3. Menjelaskan pengaruh perkembangan seni rupa daerah setempat
  4. Mengetahui nilai – nilai yang terkandung dalam karya seni rupa.
  1. Materi Ajar
    1. Sejarah perkembangan seni rupa di daerah setempat.

ü  Cabang / Jenis karya seni rupa

  • Seni Rupa Murni (Kebebasan berekspresi dan kreatifitas)
  • Seni Rupa Terapan (diciptakan untuk memenuhi kebutuhan)
  • Desain (Rancangan Media Komunikasi)

ü  Nilai Sosial Budaya yang terkandung dalam karya seni

Karya Seni digunakan untuk kepentingan orang banyak

ü  Pengaruh karya seni dalam lingkup sosial budaya.

Karya seni sebagai sarana penunjang dalam sosial budaya

ü  Fungsi karya seni rupa.

  1. Media ekspresi
  2. Media hiburan
  3. Media komunikasi
  4. Media pembelajaran
  5. Media keagamaan atau kepercayaan tertentu
  1. Latar  Belakang Sosial Budaya Seni Rupa Nusantara.

Berawal dari nilai, adat istiadat yang terkandung di masyarakat, karya seni menjadi bagian penting dalam masyarakat, baik sebagai kepentingan pribadi maupun kepentingan orang banyak.

Komunitas di masyarakat, hal ini menjadikan seni memiliki multi fungsi. Antara lain: sarana hiburan, sarana berkomunikasi, sarana pendidikan, karya seni juga sebagai simbol atau digunakan sebagai penyampaian pesan keagamaan, serta bagi para seniman rupa karya seni sebagai hasil klimaks imajinasi dan ekspresi mereka (seniman rupa)

  1. Metode Pembelajaran

Ceramah, tanya jawab, dan pemberian tugas.

  1. Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran
    1. Kegiatan pendahuluan (15 menit)
      1. Melakukan kegiatan B3S (Berdoa, senyum, salam, sapa), menunjukan karakter religius
      2. Mengabsen siswa dan menerapkan pengelolaan kelas (membudayakan disiplin dan peduli)
      3. Menjelaskan lingkup materi yang akan dipelajari (membiasakan sikap terbuka dan demokratis)
      4. Guru menjelaskan manfaat kompetensi yang akan dipelajari (memotivasi peserta didik untuk belajar)
      5. Apersepsi :

ü  Tanya jawab yang berkaitan dengan sejarah perkembangan seni rupa.

ü  Mengenal latar belakang perkembangan seni rupa

  1. Kegiatan inti (60 menit)

-          Pertemuan Pertama

  1. Eksplorasi
    1. Membahas mengenai bidang sosial seni (Mencari informasi)
    2. Membahas mengenai sejarah perkembangan seni rupa dilihat dari latar belakang sosial budaya (mengembangkan sikap kreatif)
    3. Siswa merumuskan tentang diskripsi fungsi sosial seni (mengembangkan gagasan siswa)
    4. Elaborasi
      1. Mendeskripsikan latar  belakang sosial budaya seni rupa di Nusantara (mengembangkan sikap kreatif)
      2. Mendiskripsikan dan mendiskusikan fungsi karya seni dalam masing-masing bidang sosial seni (melatihsikap tanggung jawab siswa)
      3. Konfirmasi
        1. Memantapkan mengenai nilai sosial budaya dalam sebuah karya seni rupa, serta fungsi karya seni diciptakan.
        2. Tanya jawab mengenai: (Menciptakan suasana komunikatif)

ü  Cabang / Jenis karya seni rupa

ü  Nilai Sosial Budaya yang terkandung dalam karya seni

ü  Pengaruh karya seni dalam lingkup sosial budaya.

ü  Fungsi karya seni rupa

ü  Contoh karya dalam masing-masing bidang sosial budaya

-          Pertemuan Kedua

  1. Eksplorasi
    1. Membahas mengenai sejarah perkembangan seni rupa dilihat dari latar belakang sosial budaya (menciptakan suasana agar siswa mencari tahu)
    2. Merumuskan diskripsi perkembangan seni rupa dalam sosial budaya
    3. Membahas fungsi karya seni dalam bidang sosial (mandiri)
    4. Elaborasi
      1. Menjelaskan pengertian fungsi sosial seni
      2. Menjelaskan cabang dan ruang lingkup fungsi sosial seni (siswa dituntut mencari tahu)

ü  Hiburan (penghilang kejenuhan)

ü  Komunikasi (mengkomunikasikan sesuatu)

ü  Pendidikan (media pembelajaran)

ü  Religi/Keagamaan (simbol dan alat penyampaian pesan keagamaan)

  1. Konfirmasi
    1. Memantapkan mengenai nilai sosial budaya dalam sebuah karya seni rupa, serta fungsi karya seni diciptakan (melatih kreatifitas dalam mengungkapkan gagasan)
    2. Tanya jawab mengenai Fungsi sosial seni (siswa dilatih komunikatif)
    3. Kegiatan Penutup (15 menit)
    4. Menanyakan kesulitan siswa mengenai materi yang diajarkan (komunikatif)
    5. Evaluasi pembelajaran (kreatif dan melatih siswa untuk sikap tanggung jawab)

ü  Guru bersama siswa menyimpulkan hasil pembelajaran

ü  Guru memotivasi siswa berupa pemberian tugas rumah berupa soal

ü  Guru memberi motivasi untuk mengerjakan soal latihan dan dikumpulkan tepat waktu

  1. Media Pembelajaran

Papan tulis, alat peraga atau contoh karya seni rupa, poster

  1. Sumber Bahan
  • Kurikulum KTSP dan perangkatnya
  • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMK
  • Buku-buku penunjang yang relevan :

Seni rupa dan Desain SMK

  • Internet
  1. Penilaian
    1. Prosedur Penilaian :

ü  Penilaian hasil belajar

ü  KKM = 71

ü  Bentuk soal uraian / essay

  1. Instrumen Penilaian :

ü  Teknik                         : Tes tertulis

ü  Bentuk instrument       : Soal uraian dan lembar kerja

ü  Contoh instrument      :

1)      Sebutkan pengaruh seni dari segi sosial budaya !

2)      Jelaskan fungsi karya seni dalam bidang pendidikan !

3)      Sebutkan contoh karya seni dalam bidang keagamaan !

4)      Jelaskan yang dimaksud fungsi sosial seni !

Lembar Penilaian:

ASPEK PENILAIAN

SKOR / NILAI

Jawaban / Gagasan Benar

25

Jawaban mendekati benar

20

Jawaban salah / terjawab

10

Tidak terjawab

2

Rumus Penilaian :

Nilai Total      = Skor dari aspek penilaian X 4

                        = 25 X 4

                        = 100

Mengetahui,                                                                Pekalongan, 7 Juli 2011

Kepala Sekolah                                                          Guru Seni Budaya,

KADARYONO, S.Pd                                               SIGIT PURNOMO, S.Pd


RENCANA PELAKSANA PEMBELAJARAN

(RPP)

 

Sekolah                       :     SMK DWIJA PRAJA PEKALONGAN

Mata Pelajaran            :     Seni Budaya / Seni Rupa

Kelas / Semester          :     X / 1

Standar Kompetensi   :     Mengapresiasi karya Seni Rupa

Kompetensi Dasar       :     Mengidentifikasi jenis karya seni rupa

Indikator                     :     Komposisi warna dibuat berdasarkan corak dan teknik seni rupa modern.

Alokasi Waktu            :     8 X 45 Menit

 

  1. Tujuan Pembelajaran

Siswa mampu :

  1. Menjelaskan pengertian Warna.
  2. Mendeskripsikan jenis – jenis warna.
  3. Menjelaskan fungsi warna.
  4. Memahami proses pencampuran warna dan pembuatan warna berdasarkan warna dasar.
  5. Menjelaskan pengaruh warna dalam kehidupan sehari-hari
  1. Materi Ajar
    1. Deskripsi Warna :

ü  Pengertian Warna

Warna merupakan hasil pembiasan cahaya pada mata.

ü  Jenis Warna

Warna primer, warna sekunder, warna tersier, warna netral

ü  Fungsi Warna

  1. Sebagai simbol/identitas
  2. Sebagai sarana ekspresi
  3. Percampuran warna dasar.

Warna primer, warna sekunder, warna tersier, warna netral

  1. Metode Pembelajaran

Ceramah, tanya jawab, dan pemberian tugas.

  1. Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran
    1. Kegiatan pendahuluan (15 menit)
    2. Melakukan kegiatan B3S (Berdoa, senyum, salam, sapa), menunjukan karakter religius
    3. Mengabsen siswa dan menerapkan pengelolaan kelas (membudayakan disiplin dan peduli)
    4. Menjelaskan lingkup materi yang akan dipelajari (membiasakan sikap terbuka dan demokratis)
    5. Guru menjelaskan manfaat kompetensi yang akan dipelajari (memotivasi peserta didik untuk belajar)
    6. Apersepsi :

ü  Tanya jawab yang berkaitan dengan warna.

ü  Mengenal warna, pengertian warna.

  1. Kegiatan inti (60 menit)

-          Pertemuan Pertama

  1. Eksplorasi
    1. Siswa mengkaji dari catatan dan buku tentang materi warna (melatih siswa gemar membaca)
    2. Membahas mengenai pengertian, jenis, fungsi, dan teori warna secara umum, dan menggali pemahaman siswa tentang warna (mandiri)
    3. Mengidentifikasi sejarah awal kemunculan warna (sikap mencaritahu)
    4. Elaborasi
      1. Mendiskusikan mengenai warna sebagai sarana berekspresi (melatih siswa bekerja sama dan komunikasi)
      2. Mendeskripsikan cara pencampuran warna (melatih kreatifitas)
      3. Konfirmasi
        1. Menegaskan pemahaman mengenai teori warna
        2. Tanya jawab mengena : (Komunikatif dan tanggungjawab)

ü  Pengertian Warna

ü  Jenis Warna

ü  Fungsi Warna

-          Pertemuan Kedua

  1. Eksplorasi

Membahas mengenai pengertian, jenis, fungsi, dan teori warna secara umum, dan menggali pemahaman siswa tentang warna.

  1. Elaborasi
  • Menjelaskan mengenai Jenis warna
  • Siswa mendiskusikan dan memaparkan perbedaan masing masing jenis warna (komunikatif)
  1. Konfirmasi
    1. Menegaskan pemahaman mengenai teori warna.
    2. Tanya jawab mengenai: (komunikatif dan tanggung jawab)

ü  Pengertian Warna

ü  Jenis Warna

ü  Cara mencampur warna untuk warna baru.

-          Pertemuan Ketiga

  1. Eksplorasi
    1. Membaca literatur teori warna (gemar membaca)
    2. Membahas mengenai pengertian, susunan warna secara umum, dan menggali pemahaman siswa tentang susunan warna (komunikatif)
    3. Elaborasi
      1. Menjelaskan mengenai pengertian susunan warna komunikatif
      2. Menjelaskan jenis susunan warna (komunikatif)

ü  Susunan analogus

ü  Susunan Monokromatik

  1. Konfirmasi
    1. Menegaskan pemahaman mengenai teori warna.
    2. Tanya jawab mengenai : (komunikatif dan tanggung jawab)

ü  Pengertian susunan warna

ü  Jenis susunan warna

ü  Cara mencampur warna untuk menghasilkan susunan warna analogus dan susunan warna analogus.

-          Pertemuan Keempat

  1. Eksplorasi
    1. Membaca literatur cara pencampuran warna (gemar membaca dan keinginan mencaritahu)
    2. Membahas mengenai pembuatan susunan warna secara umum, dan menggali pemahaman siswa tentang susunan warna.
    3. Membahas dan menyiapkan bahan untuk pembuatan susunan warna Analogus (komunikatif dan kreatifitas)
    4. Elaborasi
      1. Menjelaskan mengenai cara/langkah susunan warna analogus dan susunan warna monokromatik (komunikatif)
      2. Membuat susunan warna (kreatifitas)

ü  Susunan analogus

ü  Susunan Monokromatik

  1. Praktik pembuatan Lingkaran Warna Analogus menggunakan cat Poster atau cat air (kreatifitas dan tanggung jawab)
  2. Konfirmasi
    1. Menegaskan pemahaman mengenai teori jenis pembuatan susunan warna analogus dan susunan monokromatik.
    2. Tanya jawab mengenai:

ü  Persiapan alat dan bahan sampai pengemasan

ü  Langkah-langkah pembuatan susunan warna

ü  Proses pembuatan

ü  Cara mencampur warna untuk menghasilkan susunan warna analogus dan susunan warna analogus.

  1. Kegiatan Penutup (15 menit)
    1. Menanyakan kesulitan siswa mengenai materi yang diajarkan.
    2. Evaluasi pembelajaran (mencaritahu dan komunikatif)

ü  Guru bersama siswa menyimpulkan hasil pembelajaran

ü  Guru memotivasi siswa berupa pemberian tugas

  1. Media Pembelajaran

Papan tulis, cat air, alat peraga atau contoh karya seni rupa.

  1. Sumber Bahan
  • Kurikulum KTSP dan perangkatnya
  • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMK
  • Buku-buku penunjang yang relevan (Nirmana I, Seni budaya SMK)
  • Internet
  1. Penilaian
    1. Prosedur Penilaian :

ü  Penilaian hasil belajar

ü  KKM = 71

ü  Bentuk Tugas Praktik

  1. Instrumen Penilaian :

ü  Teknik                         : Tes Praktik

ü  Contoh instrument      : Buatlah contoh susunan warna analogus !

Lembar Penilaian:

ASPEK – ASPEK YANG DINILAI

PENILAIAN

1

2

3

4

5

Gagasan
Kesesuaian bentuk susunan warna Analogus
Pengembangan materi, ide dan pendapat
Kreatifitas

Keterangan:

1= Sangat kurang (20-30)                   4= Baik (81-90)

2= Kurang (40-70)                              5= Sangat Baik (91-100)

3= Cukup (71-80)

Mengetahui,                                                                Pekalongan, 7 Juli 2011

Kepala Sekolah                                                          Guru Seni Budaya,

KADARYONO, S.Pd                                               SIGIT PURNOMO, S.Pd

RENCANA PELAKSANA PEMBELAJARAN

(RPP)

 

Sekolah                       :     SMK DWIJA PRAJA PEKALONGAN

Mata Pelajaran            :     Seni Budaya / Seni Rupa

Kelas / Semester          :     X / 1

Standar Kompetensi   :     Mengapresiasi karya Seni Rupa

Kompetensi Dasar       :     Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni rupa terapan di wilayah Nusantara

Indikator                     :     Gagasan dan teknik seni rupa terapan dijelaskan  berdasarkan sejarah perkembangan seni rupa indonesia

Alokasi Waktu            :     4  X 45 Menit

 

  1. Tujuan Pembelajaran

Siswa mampu :

  1. Menjelaskan periodisasi seni rupa Indonesia
  2. Mendeskripsikan jenis – jenis karya pada periodisasi perkembangan seni rupa Indonesia.
  3. Menjelaskan corak, teknik karya seni rupa pada masa perkembangan.
  4. Memahami posisi seni rupa Prasejarah, Hindu-Budha, Islam.
  5. Menjelaskan pengaruh seni rupa pada masa Pra sejarah, Hindu-Budha, Islam
  1. Materi Ajar
    1. Periodisasi Seni Rupa Indonesia

ü  Pra sejarah

Jaman pra sejarah disebut juga jaman batu tua. Jaman ini merupakan sejarah peradaban yang paling tua, jelas saja karena ini adalah jaman pra-sejarah dimana semua peralatan terbuat dari batu, berlangsung pada 2,000,000 tahun yang lalu sampai 13,000 SM silam.

Karya seni yang tercipta pertama berupa lukisan yang terdapat pada dinding-dinding gua sebagai gambaran cara mereka (manusia pra sejarah) bertahan hidup. Sampai sekarang masih tersimpan di museum-museum di berbagai negara.

ü  Hindu-Budha

Wujud akulturasinya dapat dilihat dari relief dinding candi (gambar timbul), gambar timbul pada candi tersebut banyak menggambarkan suatu kisah/cerita, berhubungan dengan ajaran agama Hindu maupun agama Budha.

ü  Islam.

Seni rupa Islam adalah seni rupa yang berkembang pada masa lahir hingga akhir masa keemasan Islam. Rentang ini bisa didefinisikan meliputi Jazirah Arab, Afrika Utara, Timur Tengah, dan Eropa sejak mulai munculnya Islam pada 571 M hingga mulai mundurnya kekuasaan Turki Ottoman.

  1. Jenis karya seni rupa pada periodisasi seni rupa Indonesia.
  2. Seni Rupa Murni
  3. Seni Rupa Terapan
  4. Desain
  1. Metode Pembelajaran

Ceramah, tanya jawab, dan pemberian tugas.

  1. Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran
    1. Kegiatan pendahuluan (15 menit)
    2. Melakukan kegiatan B3S (Berdoa, senyum, salam, sapa), menunjukan karakter religius
    3. Mengabsen siswa dan menerapkan pengelolaan kelas (membudayakan disiplin dan peduli)
    4. Menjelaskan lingkup materi yang akan dipelajari (membiasakan sikap terbuka dan demokratis)
    5. Guru menjelaskan manfaat kompetensi yang akan dipelajari (memotivasi peserta didik untuk belajar)
    6. Apersepsi :

ü  Tanya jawab yang berkaitan dengan perkembangan seni rupa.

ü  Mengenalkan beberapa contoh karya seni rupa Islam.

  1. Kegiatan inti (60 menit)

-          Pertemuan Pertama

  1. Eksplorasi
    1. Siswa membaca literatur buku yang ada untuk mencari tahu perkembangan seni dilihat dari sejarahnya (komunikatif, mencaritahu dan menampilkan sikap gemar membaca)
    2. Menjelaskan dan memberi pemahaman tentang perkembangan seni dilihat dari sejarah (komunikatif)
    3. Elaborasi
      1. Menjelaskan seni rupa indonesia jaman Prasejarah, dari pengertian dan contoh karya seni dan tujuan pembuatan karya (melatih siswa mencintai dan menghargai karya seni)
      2. Menjelaskan seni rupa indonesia periode Hindu – Budha, dari tujuan pembuatan hingga contoh-contoh karya seni di masa itu (melatih siswa mencintai dan menghargai karya seni)
      3. Menjelaskan beberapa contoh karya seni peninggalan masa Hindu Budha (melatih siswa mengenal jenis karya seni dimasa perkembangannya, terutama karya peninggalan nenek moyang)
      4. Fungsi masing-masing karya seni dimasa Hindu Budha (melatih siswa memahami fungsi dan tujuan karya seni dibuat dan bagaimana kita menyikapi keberadaan karya seni) / (komunikatif)
      5. Konfirmasi

Tanya jawab mengenai proses perkembangan seni di Indonesia di tinjau dari segi sejarah (komunikatif dan tanggung jawab)

-          Pertemuan Kedua

  1. Eksplorasi
    1. Membaca buku sesuai materi diajarkan (gemar membaca dan komunikatif)
    2. Menjelaskan dan member pemahaman tentang perkembangan seni dilihat dari sejarah. (komunikatif)
    3. Elaborasi

ü  Menjelaskan seni rupa indonesia periode Islam (komunikatif)

ü  Menjelaskan pengertian, perkembangan seni kriya di Indonesia.

  1. Konfirmasi

Tanya jawab mengenai proses perkembangan seni di Indonesia di tinjau dari segi sejarah periode Islam (komunikatif dan tanggungjawab)

  1. Kegiatan Penutup (15 menit)
  2. Menanyakan kesulitan siswa mengenai materi yang diajarkan (melatih siswa memiliki sikap komunikatif)
  3. Evaluasi pembelajaran

ü  Guru bersama siswa menyimpulkan hasil pembelajaran

ü  Guru memotivasi siswa berupa pemberian tugas pekerjaan rumah (sikap komunikatif dan bertanggungjawab)

  1. Media Pembelajaran

Papan tulis, alat peraga atau contoh karya seni rupa.

  1. Sumber Bahan
  • Kurikulum KTSP dan perangkatnya
  • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMK
  • Buku-buku penunjang yang relevan
  • Internet
  1. Penilaian
    1. Prosedur Penilaian :

ü  Penilaian hasil belajar

ü  KKM = 71

ü  Bentuk soal uraian / essay

  1. Instrumen Penilaian :

ü  Teknik                         : Tes tertulis

ü  Bentuk instrument       : Soal uraian dan lembar kerja

ü  Contoh instrument      :

  1. Sebutkan pengaruh seni dalam masing-masing masa perkembangannya !
  2. Jelaskan ciri-ciri karya seni dalam masa Islam !
  3. Jelaskan fungsi karya seni dalam masa Hindu Budha !
  4. Sebutkan contoh karya seni pada masa Pra Sejarah !

Lembar Penilaian:

ASPEK PENILAIAN

SKOR / NILAI

Jawaban / Gagasan Benar

25

Jawaban mendekati benar

20

Jawaban salah / terjawab

10

Tidak terjawab

2

Rumus Penilaian :

Nilai Total      = Skor dari aspek penilaian X 4

                        = 25 X 4

                        = 100

Mengetahui,                                                                Pekalongan, 7 Juli 2011

Kepala Sekolah                                                          Guru Seni Budaya,

KADARYONO, S.Pd                                               SIGIT PURNOMO, S.Pd

RENCANA PELAKSANA PEMBELAJARAN

(RPP)

Sekolah                       :     SMK DWIJA PRAJA PEKALONGAN

Mata Pelajaran            :     Seni Budaya / Seni Rupa

Kelas / Semester          :     X / 1

Standar Kompetensi   :     Mengapresiasi karya Seni Rupa

Kompetensi Dasar       :     Mengidentifikasi jenis karya seni rupa

Indikator                     :     Gagasan seni rupa terapan diapresiasi berdasarkan sejarah perkembangan seni rupa indonesia.

Alokasi Waktu            :     4 X 45 Menit

  1. Tujuan Pembelajaran

Siswa mampu :

  1. Menjelaskan perkembangan seni kriya, seni lukis, dan desain grafis
  2. Mendeskripsikan sejarah perkembangan seni kriya, seni lukis, desain grafis.
  3. Menjelaskan pengaruh karya seni rupa dalam kehidupan sehari-hari.
  4. Mengetahui nilai – nilai yang terkandung dalam karya seni rupa.
  5. Memiliki gambaran, gagasan, ide, untuk berkarya seni rupa.
  1. Materi Ajar

Memberi penjelasan tentang :

  1. Periodisasi seni kriya

Seni kriya adalah semua hasil karya manusia yang memerlukan keahlian khusus yang berkaitan dengan tangan, sehingga seni kriya sering juga disebut kerajinan

  1. Periodisasi seni lukis Indonesia

Melukis adalah kegiatan mengolah medium dua dimensi atau permukaan dari objek tiga dimensi untuk mendapat kesan tertentu. Medium lukisan bisa berbentuk apa saja, seperti kanvas, kertas, papan, dan bahkan film di dalam fotografi bisa dianggap sebagai media lukisan.

Alat yang digunakan juga bisa bermacam-macam, dengan syarat bisa memberikan imaji tertentu kepada media yang digunakan

  1. Desain grafis dan cabang grafis.
    1. Desain adalah proses – cara – perbuatan dengan mengatur segala sesuatu sebelum bertindak atau merancang
    2. Grafis adalah goresan yang berupa titik atau garis yang berhubungan dengan cetak-mencetak

Desain Grafis adalah kombinasi kompleks antara kata-kata, gambar, angka, grafik, foto dan ilustrasi yang membutuhkan pemikiran khusus dari seorang individu yang bisa menggabungkan elemen-elemen ini, sehingga mereka dapat menghasilkan sesuatu yang khusus, sangat berguna, mengejutkan atau subversiv atau sesuatu yang mudah diingat

  1. Metode Pembelajaran

Ceramah, tanya jawab, dan pemberian tugas.

  1. Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran
    1. Kegiatan pendahuluan (15 menit)
    2. Melakukan kegiatan B3S (Berdoa, senyum, salam, sapa), menunjukan karakter religius
    3. Mengabsen siswa dan menerapkan pengelolaan kelas (membudayakan disiplin dan peduli)
    4. Menjelaskan lingkup materi yang akan dipelajari (membiasakan sikap terbuka dan demokratis)
    5. Guru menjelaskan manfaat kompetensi yang akan dipelajari (memotivasi peserta didik untuk belajar)
    6. Apersepsi :

ü  Tanya jawab yang berkaitan dengan sejarah perkembangan seni kriya, seni lukis, dan seni grafis.

ü  Mengenal latar belakang perkembangan seni rupa

  1. Kegiatan inti (60 menit)

-          Pertemuan Pertama

  1. Eksplorasi
  • Membaca literatur buku berkaitan dengan materi (Gemar membaca dan komunikatif)
  • Mendiskusikan mengenai cabang-cabang seni rupa (komunikatif)
  • Memprediksi gambaran tentang cabang seni rupa (Seni Kriya, seni lukis, seni grafis) (kreatifitas dan komunikatif)
  1. Elaborasi
  • Menjelaskan periodisasi seni kriya Indonesia (pengembangan gagasan)
  • Menjelaskan periodisasi seni lukis Indonesia (pengembangan gagasan)
  1. Konfirmasi
  • Menegaskan pemahaman tentang penerapan cabang seni rupa.
  • Menjelaskan inti diskripsi tentang Desain Grafis, Pengertian, Konsep, dan Cabang Desain (komunikatif)

ü  Menjelaskan Pengertian Seni Kriya

ü  Menjelaskan periodisasi seni kriya Indonesia.

ü  Menjelaskan periodisasi seni lukis Indonesia

-          Pertemuan Kedua

  1. Eksplorasi
  • Membaca literatur sesuai materi (gemar membaca)
  • Mendiskusikan mengenai cabang-cabang seni rupa (toleransi dan komunikatif)
  • Memprediksi gambaran tentang cabang seni rupa (Seni Kriya, seni lukis, seni grafis)
  1. Elaborasi
  • Menjelaskan diskripsi tentang Desain Grafis, Pengertian, Konsep, dan Cabang Desain komunikatif dan pengembangan kreatifitas ide siswa)
  • Menjelaskan tentang fungsi dan penerapan desain dalam lingkungan usaha dan sosial masyarakat (komunikatif)
  1. Konfirmasi
  • Menegaskan pemahaman tentang penerapan cabang seni rupa.
  • Menjelaskan inti diskripsi tentang Desain Grafis, Pengertian, Konsep, dan Cabang Desain

ü  Menjelaskan Pengertian Seni Kriya

ü  Menjelaskan periodisasi seni kriya Indonesia.

ü  Menjelaskan periodisasi seni lukis Indonesia

  1. Kegiatan Penutup (15 menit)
  2. Menanyakan kesulitan siswa mengenai materi yang diajarkan (komunikatif)
  3. Evaluasi pembelajaran (komunikatif dan tanggung jawab)

ü  Guru bersama siswa menyimpulkan hasil pembelajaran

ü  Guru memotivasi siswa berupa pemberian tugas pekerjaan rumah

  1. Media Pembelajaran

Papan tulis, alat peraga atau contoh karya seni kriya, lukisan, karya grafis. Karya desain dan karya terapan

  1. Sumber Bahan
  • Kurikulum KTSP dan perangkatnya
  • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMK
  • Buku-buku penunjang yang relevan
  • Internet
  1. Penilaian
    1. Prosedur Penilaian :

ü  Penilaian hasil belajar

ü  KKM = 71

ü  Bentuk soal uraian / essay

  1. Instrumen Penilaian :

ü  Teknik                         : Tes tertulis

ü  Bentuk instrument       : Soal uraian dan lembar kerja

ü  Contoh instrument      :

  1. Jelaskan pengertian umum dari Seni Lukis !
  2. Jelaskan perbedaan menggambar dengan melukis !
  3. Jelaskan ciri khusus karya seni kriya dan sebutkan contoh karyanya !
  4. Jelaskan tujuan diciptakanya karya Desain Komunikasi Visual !

Lembar Penilaian:

ASPEK PENILAIAN

SKOR / NILAI

Jawaban / Gagasan Benar

25

Jawaban mendekati benar

20

Jawaban salah / terjawab

10

Tidak terjawab

2

Rumus Penilaian :

Nilai Total      = Skor dari aspek penilaian X 4

                        = 25 X 4

                        = 100

Mengetahui,                                                                Pekalongan, 7 Juli 2011

Kepala Sekolah                                                          Guru Seni Budaya,

KADARYONO, S.Pd                                               SIGIT PURNOMO, S.Pd

RENCANA PELAKSANA PEMBELAJARAN

(RPP)

 

Sekolah                       :     SMK DWIJA PRAJA PEKALONGAN

Mata Pelajaran            :     Seni Budaya / Seni Rupa

Kelas / Semester          :     X / 1

Standar Kompetensi   :     Mengapresiasi karya Seni Rupa

Kompetensi Dasar       :     Mengidentifikasi jenis karya seni rupa

Indikator                     :     Gambar nirmana dibuat berdasarkan pertimbangan hasil identifikasi teknik dan corak.

Alokasi Waktu            :     10  X  45 Menit

 

  1. Tujuan Pembelajaran

Siswa mampu :

  1. Menjelaskan pengertian Nirmana.
  2. Mendeskripsikan jenis – jenis nirmana, bentuk nirmana.
  3. Menjelaskan fungsi nirmana.
  4. Memahami proses pembentukan benda / objek dari bangun dasar.
  5. Menjelaskan pengaruh karya desain grafis dalam kehidupan sehari-hari
  6. Membuat karya desain grafis
  7. Menggambar bangun dan kombinasi bangun yang mengalami distorsi.
  1. Materi Ajar
    1. Deskripsi tentang Nirmana, Pengertian, jenis, dan bentuk

Definisi nirmana adalah pengorganisasian atau penyusunan elemen-elemen visual seperti titik, garis, warna, ruang dan tekstur menjadi satu kesatuan yang harmonis. nirmana dapat diartikan sebagai hasil angan-angan dalam bentuk dwimatra, trimatra yang  mempunyai nilai keindahan. nirmana disebut juga ilmu tatarupa.

  1. Gambar bangun nirmana
  1. Gambar Desain
  1. Percampuran bangun nirmana dalam karya desain.
  1. Metode Pembelajaran

Ceramah, tanya jawab, dan pemberian tugas.

  1. Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran
    1. Kegiatan pendahuluan (15 menit)
    2. Melakukan kegiatan B3S (Berdoa, senyum, salam, sapa), menunjukan karakter religius
    3. Mengabsen siswa dan menerapkan pengelolaan kelas (membudayakan disiplin dan peduli)
    4. Menjelaskan lingkup materi yang akan dipelajari (membiasakan sikap terbuka dan demokratis)
    5. Guru menjelaskan manfaat kompetensi yang akan dipelajari (memotivasi peserta didik untuk belajar)
    6. Apersepsi :

ü  Tanya jawab yang berkaitan dengan nirmana.

ü  Mengenal Nirmana.

  1. Kegiatan inti (60 menit)

-          Pertemuan Pertama

  1. Eksplorasi
    1. Membaca literatur buku nirmana (gemar membaca)
    2. Memberi gambaran tentang teori nirmana (komunikatif)
    3. Mendiskusikan tujuan Nirmana dalam proses pembentukan gambar bentuk/benda (toleransi dan komunikatif)
    4. Elaborasi
      1. Membahas tentang dasar nirmana (komunikatif)
      2. Membuka pemahaman siswa mengenai asal usul nirmana
      3. Konfirmasi
        1. Menegaskan proses pembuatan karya grafis (kreatifitas)
        2. Menegaskan pemahaman tentang fungsi Nirmana
        3. Tanya jawab mengenai: (komunikatif)

ü  Dasar nirmana

ü  Jenis nirmana

ü  Fungsi nirmana

ü  Teori nirmana

-          Pertemuan Kedua

  1. Eksplorasi
    1. Membaca Literatur buku nirmana (gemar membaca)
    2. Memberi gambaran tentang teori nirmana (komunikatif dan kreatif)
    3. Mendiskusikan tujuan Nirmana dalam proses pembentukan gambar bentuk/benda (toleransi dan komunikatif)
    4. Elaborasi
      1. Membahas mengenai Pengertian Nirmana
      2. Membahas mengenai jenis-jenis Nirmana
      3. Membahas Mengenai Fungsi Nirmana
      4. Teori-teori Nirmana
      5. Konfirmasi
        1. Menegaskan proses pembuatan karya grafis (kreatif dan komunikatif)
        2. Menegaskan pemahaman tentang fungsi Nirmana
        3. Tanya jawab mengenai: (komunikatif dan tanggung jawab)

ü  Pengertian nirmana

ü  Jenis nirmana

ü  Fungsi nirmana

ü  Teori nirmana

-          Pertemuan Ketiga

  1. Eksplorasi
    1. Membaca literatur buku nirmana (gemar membaca dan komunikatif)
    2. Memberi gambaran tentang teori nirmana (kreatifitas dan komunikasi)
    3. Mendiskusikan tujuan Nirmana dalam proses pembentukan gambar bentuk/benda (toleransi dan komunikasi)
    4. Elaborasi
      1. Pengulangan materi tentang pengertian Nirmana, jenis nirmana, fungsi nirmana, dan teori nirmana (komunikasi)
      2. Memberi gambaran awal membuat gambar bangun nirmana sebagai acuan desain.
      3. Konfirmasi
        1. Menegaskan proses pembuatan karya grafis (komunikasi dan kreatifitas)
        2. Menegaskan pemahaman tentang fungsi Nirmana
        3. Tanya jawab mengenai : (komunikasi dan tanggung jawab)

ü  Pengertian nirmana

ü  Jenis nirmana

ü  Fungsi nirmana

-          Pertemuan Keempat

  1. Eksplorasi
    1. Membaca Literatur buku pembuatan Nirmana (gemar membaca)
    2. Memberi gambaran tentang teori nirmana (kreatifitas)
    3. Mendiskusikan tujuan Nirmana dalam proses pembentukan gambar bentuk/benda (toleransi dan komunikasi)
    4. Elaborasi
      1. Mendeskripsikan cara membuat gambar bangun nirmana (kreatifitas)
      2. 2.      Membuat gambar bangun nirmana (ide dan kreatifitas)
      3. Konfirmasi
        1. Menegaskan proses pembuatan karya grafis komunikatif dan toleransi
        2. Menegaskan pemahaman tentang fungsi Nirmana
        3. Tanya jawab mengenai: (tanggung jawab dan komunikasi)

ü  Proses pembuatan gambar bangun Nirmana

ü  Fungsi nirmana

-          Pertemuan Kelima

  1. Eksplorasi
    1. Membaca Literatur buku tenang Nirmana (gemar membaca)
    2. Memberi gambaran teori nirmana (pengembangan ide, komunikasi)
    3. Mendiskusikan tujuan Nirmana dalam proses pembentukan gambar bentuk/benda
    4. Elaborasi
      1. Membuat gambar bangun nirmana (kreatifitas)
      2. Pengemasan karya gambar (toleransi dan kreatifitas)
      3. Konfirmasi
        1. Menegaskan proses pembuatan karya grafis
        2. Menegaskan pemahaman tentang fungsi Nirmana
        3. Tanya jawab mengenai: (komunikatif)

ü  Proses pembuatan gambar bangun Nirmana

ü  Tahap finishing dan pengemasan

  1. Kegiatan Penutup (15 menit)
    1. Menanyakan kesulitan siswa mengenai materi yang diajarkan (komunikatif)
    2. Evaluasi pembelajaran

ü  Guru bersama siswa menyimpulkan hasil pembelajaran

ü  Guru memotivasi siswa berupa pemberian tugas pekerjaan rumah (tanggung jawab dan komunikatif)

  1. Media Pembelajaran

Papan tulis, alat gambar, cat air, alat peraga atau contoh karya seni rupa.

  1. Sumber Bahan
  • Kurikulum KTSP dan perangkatnya
  • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMK
  • Buku-buku penunjang yang relevan (Nirmana I, Seni budaya SMK)
  • Internet
  1. Penilaian
    1. Prosedur Penilaian :

ü  Penilaian hasil belajar

ü  KKM = 71

ü  Bentuk Tugas Praktik

  1. Instrumen Penilaian :

ü  Teknik                         : Tes Praktik

ü  Contoh instrument      : Buatlah Desain cover majalah olah raga !

Lembar Penilaian:

ASPEK – ASPEK YANG DINILAI

PENILAIAN

1

2

3

4

5

Gagasan
Kesesuaian bentuk, tema dan estetika
Pengembangan materi, ide dan pendapat
Kreatifitas

Keterangan:

1= Sangat kurang (20-30)                   4= Baik (81-90)

2= Kurang (40-70)                              5= Sangat Baik (91-100)

3= Cukup (71-80)

Mengetahui,                                                                Pekalongan, 7 Juli 2011

Kepala Sekolah                                                          Guru Seni Budaya,

KADARYONO, S.Pd                                               SIGIT PURNOMO, S.Pd


RENCANA PELAKSANA PEMBELAJARAN

(RPP)

 

Sekolah                       :     SMK DWIJA PRAJA PEKALONGAN

Mata Pelajaran            :     Seni Budaya / Seni Rupa

Kelas / Semester          :     X / 2

Standar Kompetensi   :     Mengapresiasi karya Seni Rupa

Kompetensi Dasar       :     Mengidentifikasi keunikan gagasan dan teknik  dalam karya seni rupa terapan di wilayah Nusantara

Indikator                     :     Berkarya seni gagasan sesuai kebudayaan daerah setampat

Alokasi Waktu            :     8  X 45 Menit

 

  1. Tujuan Pembelajaran

Siswa mampu :

  1. Menjelaskan pengertian seni rupa murni dan terapan
  2. Mendeskripsikan jenis – jenis karya seni rupa murni dan terapan
  3. Menjelaskan fungsi karya seni rupa murni dan terapan.
  4. Memahami dan membedakan perbedaan karya seni murni dan terapan.
  1. Materi Ajar
    1. Pengertian Seni Rupa Terapan

Seni rupa terapan adalah hasil karya seni rupa yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari dan mempunyai fungsi atau manfaat. Fungsi karya seni rupa dapat dibedakan menjadi dua, yaitu fungsi estetis dan fungsi praktis

  1. Unsur seni rupa : Garis, bidang, warna, bangun
  2. Fungsi dan tujuan seni rupa terapan

Digunakan dalam kehidupan sehari-hari dan mempunyai fungsi atau manfaat

  1. Jenis Karya Seni Terapan, dapat dilihat dari contoh karya seni terapan/seni benda pakai : asbak, gerabah, kriya terapan
  2. Seni terapan wilayah Nusantara
  3. Mengklasifikasi karya seni terapan daerah daerah Nusantara
  1. Metode Pembelajaran

Ceramah, tanya jawab, dan pemberian tugas.

  1. Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran
    1. Kegiatan pendahuluan (15 menit)
    2. Melakukan kegiatan B3S (Berdoa, senyum, salam, sapa), menunjukan karakter religius
    3. Mengabsen siswa dan menerapkan pengelolaan kelas (membudayakan disiplin dan peduli)
    4. Menjelaskan lingkup materi yang akan dipelajari (membiasakan sikap terbuka dan demokratis)
    5. Guru menjelaskan manfaat kompetensi yang akan dipelajari (memotivasi peserta didik untuk belajar)
    6. Apersepsi :

ü  Tanya jawab yang berkaitan dengan seni rupa murni dan seni rupa terapan.

ü  Mengenalkan beberapa contoh karya seni rupa murni dan terapan.

  1. Kegiatan inti (60 menit)

-          Pertemuan Pertama

  1. Eksplorasi
    1. Menggali pendapat dan memprediksi tentang karya seni rupa terapan (kreatifitas dan komunikatif)
    2. Menyimak dan melihat contoh-contoh karya seni terapan berupa gambar yang diperlihatkan, (gemar membaca dan membuka gagasan/gambaran)
    3. Elaborasi
      1. Mendeskripsikan karya seni rupa terapan di wilayah Nusantara sesuai dengan kehidupan sosial budayanya (toleransi dan komunikatif)
      2. Mengklasifikasi fungsi seni terapan daerah masing-masing berdasarkan sosial budayanya (komunikasi dan pengembangan diri)
      3. Mendeskripsikan Contoh karya seni terapan daerah setempat, dan perkembangan seni kriya di Indonesia (komunikasi)
      4. Konfirmasi
        1. Menegaskan pemahaman tentang contoh dan fungsi karya seni terapan, serta penerapannya (komunikasi dan pemberian motivasi)
        2. Tanya jawab mengenai seni rupa terapan dan cabang seni di dalamnya (komunikasi dan tanggung jawab)

-          Pertemuan Kedua

  1. Eksplorasi
    1. Menggali pendapat dan memprediksi tentang karya seni rupa terapan, (toleransi dan komunikasi)
    2. Pemahaman tentang unsur-unsur seni rupa (komunikasi)
    3. Menyimak dan melihat contoh-contoh karya seni terapan berupa gambar yang diperlihatkan unsur apa saja yang ada (gemar membaca dan menyimak media pembelajaran)
    4. Elaborasi

Menjelaskan tentang unsur-unsur seni rupa : (komunikasi)

  1. Titik                    -  Warna
  2. Garis                   -  Bangun
  3. Bidang
  4. Konfirmasi
    1. Menegaskan pemahaman tentang unsur-unsur seni rupa serta penerapannya.
    2. 2.      Tanya jawab mengenai unsur-unsur seni rupa (komunikatif dan pemberian motivasi)

-          Pertemuan Ketiga

  1. Eksplorasi
    1. Menggali pendapat dan memprediksi tentang karya seni rupa terapan.
    2. Menyimak dan melihat contoh-contoh karya seni terapan berupa gambar yang diperlihatkan.
    3. Elaborasi
      1. Mengklasifikasi fungsi seni terapan daerah masing-masing berdasarkan sosial budayanya
      2. Menjelaskan jenis-jenis karya seni terapan (komunikatif)
      3. Konfirmasi
        1. Menegaskan pemahaman tentang contoh dan fungsi karya seni terapan, serta penerapannya.
        2. Tanya jawab mengenai seni rupa terapan dan cabang seni di dalamnya.

-          Pertemuan Keempat

  1. Eksplorasi
    1. Menggali pendapat dan memprediksi tentang karya seni rupa terapan.
    2. Menyimak dan melihat contoh-contoh karya seni terapan berupa gambar yang diperlihatkan. (gemar membaca dan menyimak materi/media)
    3. Elaborasi
      1. Mendeskripsikan Contoh karya seni terapan daerah setempaertian, perkembangan seni kriya di Indonesia.
      2. Menjelaskan penerapan dan fungsi batik sebagai salah satu contoh karya seni daerah setempat yang menjadi media penghasilan masyarakat setempat.
      3. Konfirmasi
        1. Menegaskan pemahaman tentang contoh dan fungsi karya seni terapan, serta penerapannya.
        2. Fungsi dalam dunia usaha (kreatifitas dan motivasi)
        3. Tanya jawab mengenai seni rupa terapan dan cabang seni di dalamnya (komunikatif)
        4. Kegiatan Penutup (15 menit)
        5. Menanyakan kesulitan siswa mengenai materi yang diajarkan (komunikatif dan motivasi, tanggung jawab)
        6. Evaluasi pembelajaran

ü  Guru bersama siswa menyimpulkan hasil pembelajaran (komunikasi, motivasi)

ü  Guru memotivasi siswa berupa pemberian tugas pekerjaan rumah (tanggung jawab dan motivasi)

  1. Media Pembelajaran

Papan tulis, alat peraga atau contoh karya seni rupa.

  1. Sumber Bahan
  • Kurikulum KTSP dan perangkatnya
  • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMK
  • Buku-buku penunjang yang relevan
  • Internet
  1. Penilaian
    1. Prosedur Penilaian :

ü  Penilaian hasil belajar

ü  KKM = 71

ü  Bentuk soal uraian / essay

  1. Instrumen Penilaian :

ü  Teknik                         : Tes tertulis

ü  Bentuk instrument       : Soal uraian dan lembar kerja

ü  Contoh instrument      :

  1. Jelaskan perbedaan seni rupa murni dengan seni terapan !
  2. Jelaskan tujuan karya seni terapan diciptakan !
  3. Sebutkan contoh karya seni di lingkunganmu yang tergolong karya seni terapan !
  4. Bagaimana cara kita dalam menerapkan karya seni di masyarakat !

ü  Kunci Jawaban :

  1. Perbedaan pada nilai kegunaan, artinya senirupa murni memiliki fungsi sebagai pajangan atau nilai estetis, sedangkan seni rupa terapan memenuhi kebutuhan praktis
  2. Untuk memenuhi kebutuhan praktis / harian, artinya karya seni rupa terapan diciptakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari manusia
  3. Asbak, gentong, tas anyaman, batik, vas bunga, dll
  4. Menyesuaikan kebutuhan masyarakat / otomatis, artinya karya seni tercipta berdasarkan golongan, baik digunakan sebagai karya seni murni maupun digunakan sebagai karya seni terapan.

Lembar Penilaian:

ASPEK PENILAIAN

SKOR / NILAI

Jawaban / Gagasan Benar

25

Jawaban mendekati benar

20

Jawaban salah / terjawab

10

Tidak terjawab

2

Rumus Penilaian :

Nilai Total      = Skor dari aspek penilaian X 4

                        = 25 X 4

                        = 100

Mengetahui,                                                                Pekalongan, 7 Juli 2011

Kepala Sekolah                                                          Guru Seni Budaya,

KADARYONO, S.Pd                                               SIGIT PURNOMO, S.Pd

RENCANA PELAKSANA PEMBELAJARAN

(RPP)

Sekolah                       :     SMK DWIJA PRAJA PEKALONGAN

Mata Pelajaran            :     Seni Budaya / Seni Rupa

Kelas / Semester          :     X / 2

Standar Kompetensi   :     Mengapresiasi karya Seni Rupa

Kompetensi dasar       :     Menampilkan sikap apresiatif terhadap  keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni rupa terapan di wilayah Nusantara

Indikator                     :      1. Apresiasi Karya seni rupa terapan wilayah nusantara

  1. Jenis karya seni rupa terapan daerah setempat.
  2. Kunjungan ke  Pameran/ galeri seni
  3. Menilai karya seni   terapan Nusantara

Alokasi Waktu            :     8  X 45 Menit

  1. Tujuan Pembelajaran

Siswa mampu :

  1. Menilai secara lisan keunikan karya seni rupa terapan
  2. Menjelaskan teknik, corak karya seni rupa terapan daerah setempat
  3. Menjelaskan nilai / fungsi karya seni rupa terapan
  4. Menyebutkan makna karya seni rupa terapan
  1. Materi Ajar
    1. Mendiskusikan hasil karya seni rupa terapan Nusantara.
    2. Kunjungan pameran seni rupa terapan Nusantara (dilakukan diluar waktu yang tersedia).
    3. Menuliskan tanggapan berdasarkan :

a)      Prinsip-prinsip seni rupa

b)      Unsur-unsur dan komposisi rupa

  1. Metode Pembelajaran

Ceramah, tanya jawab, dan pemberian tugas.

  1. Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran
    1. Kegiatan pendahuluan (15 menit)
    2. Melakukan kegiatan B3S (Berdoa, senyum, salam, sapa), menunjukan karakter religius
    3. Mengabsen siswa dan menerapkan pengelolaan kelas (membudayakan disiplin dan peduli)
    4. Menjelaskan lingkup materi yang akan dipelajari (membiasakan sikap terbuka dan demokratis)
    5. Guru menjelaskan manfaat kompetensi yang akan dipelajari (memotivasi peserta didik untuk belajar)
    6. Apersepsi :

ü  Tanya jawab yang berkaitan dengan seni rupa terapan

ü  Mengenal asal daerah karya seni rupa terapan

ü  Menjelaskan rencana kunjungan ke galeri seni.

  1. Kegiatan inti (60 menit)

-          Pertemuan Pertama

  1. Eksplorasi
    1. Memprediksi gambaran umum tentang seni rupa terapan (kreatifitas)
    2. Mendiskusikan pemahaman beberapa contoh karya seni rupa terapan daerah (toleransi dan komunikasi)
    3. Memberi gambaran tentang galeri seni (kreatifitas)
    4. Elaborasi
      1. Mengidentifikasi gambar karya seni rupa terapan dua dan tiga dimensi Nusantara
      2. Mempresentasikan  karya seni terapan dua dan tiga dimensi wilayah Nusantara (toleransi, komunikasi, dan )
      3. Menjelaskan tentang pengertian galeri
      4. Konfirmasi
        1. Menegaskan pemahaman tentang nilai yang terkandung dalam karya seni (Sosial Budaya Masyarakat)
        2. Pemahaman tentang fungsi adanya galeri seni (komunikatif dan pengembangan gagasan)

-          Pertemuan Kedua

  1. Eksplorasi
    1. Memprediksi gambaran umum tentang seni rupa terapan (pengembangan ide dan gagasan, kreatifitas)
    2. Memberi gambaran tentang galeri seni
    3. Prosedur pengadaan pameran karya seni di galeri (komunikatif, pengembangan ide dan gagasan serta toleransi)
    4. Elaborasi
      1. Mengidentifikasi gambar karya seni rupa terapan dua dan tiga dimensi Nusantara
      2. Menjelaskan rencana kunjungan ke galeri seni (komunikatif dan apresiasi)
      3. Mempersiapkan format analisis (komunikatif)
      4. Menjelaskan format analisis penilaian karya seni bagi siswa dan bagaimana cara pengisian atau penulisan
      5. Konfirmasi
        1. Menegaskan pemahaman tentang nilai yang terkandung dalam karya seni (Sosial Budaya Masyarakat) (kepedulian lingkungan)
        2. Menegaskan cara menganalisis karya seni berdasar pemikiran (komunikatif)

-          Pertemuan Ketiga

  1. Eksplorasi
    1. Memprediksi gambaran umum tentang seni rupa terapan
    2. Memberi gambaran tentang galeri seni (kreatifitas dan komunikatif)
    3. Prosedur pengadaan pameran karya seni di galeri (toleransi dan komunikatif)
    4. Elaborasi
      1. Kunjungan ke galeri seni dan melakukan penilaian atau analisis karya dan pameran (toleransi dan peduli lingkungan)
      2. Mengidentifikasi gambar karya seni rupa terapan dua dan tiga dimensi Nusantara dalam galeri (toleransi, komunikasi dan tanggung jawab)
      3. Konfirmasi
        1. Menegaskan pemahaman tentang nilai yang terkandung dalam karya seni (Sosial Budaya Masyarakat)
        2. Menegaskan cara menganalisis karya seni berdasar pemikiran (toleransi, komunikasi dan tanggung jawab)
        3. Memberi pemahaman pentingnya galeri seni (toleransi, komunikasi dan tanggung jawab)

-          Pertemuan Keempat

  1. Eksplorasi
    1. Memprediksi gambaran umum tentang hasil kunjungan galeri seni rupa terapan (toleransi, komunikasi dan tanggung jawab)
    2. Memberi gambaran tentang tema pameran (toleransi, komunikasi, kreatifitas dan tanggung jawab)
    3. Memberi gambaran pelaksanaan pameran dari pembukaan sampai jalannya pamaran (toleransi, komunikasi dan tanggung jawab)
    4. Elaborasi
      1. Menyampaikan tanggapan secara lisan atas keunikan hasil karya seni rupa terapan Nusantara (toleransi, komunikasi dan tanggung jawab)
      2. Menunjukan sikap empati terhadap seni rupa terapan Nusantara. (tanggung jawab dan menghargai karya orang lain)
      3. Membuat tulisan berupa tanggapan atas keunikan hasil karya seni rupa terapan Nusantara (toleransi, komunikasi dan tanggung jawab)
      4. Konfirmasi
        1. Menegaskan pemahaman tentang nilai yang terkandung dalam karya seni (Sosial Budaya Masyarakat) (toleransi, sikap menghargai, komunikasi dan tanggung jawab)
        2. Menegaskan cara menganalisis karya seni berdasar pemikiran (komunikatif)
        3. Memberi penegasan tentang cara menggunakan bahasa kritikan membangun (komunikatif, tanggung jawab dan menghargai).
        4. Penutup (15 menit)
          1. Menanyakan kesulitan siswa mengenai materi yang diajarkan mengenai pameran (komunikatif)
          2. Evaluasi pembelajaran, dengan memberi inspirasi dan tugas yang akan dibuat diusahakan kreatif (komunikatif, tanggung jawab dan menghargai, serta memberi motivasi).
          3. Pemberian tugas mengenai gagasan tentang karya seni terapan dalam konteks karya yang akan dipamerkan (komunikatif, tanggung jawab dan menghargai).
  1. Media Pembelajaran

Papan tulis, alat tulis alat peraga (dalam kelas) alat tulis buku teks galeri

  1. Sumber Bahan
  • Kurikulum KTSP dan perangkatnya
  • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMK
  • Buku-buku penunjang yang relevan
  • Internet
  1. Penilaian
    1. Prosedur Penilaian :

ü  Penilaian hasil belajar

ü  KKM = 71

ü  Bentuk Tugas Praktik

  1. Instrumen Penilaian :

ü  Teknik                         : Tes Praktik

ü  Contoh instrument      :

-          Buatlah tulisan berupa tanggapan tentang karya seni yang ada di daerahmu / tempat galeri terdekat dengan daerahmu !

Lembar Penilaian:

ASPEK – ASPEK YANG DINILAI

PENILAIAN

1

2

3

4

5

Gagasan
Kesesuaian tema
Pengembangan materi, ide dan pendapat
Kreatifitas

Keterangan:

1= Sangat kurang (20-30)                   4= Baik (81-90)

2= Kurang (40-70)                              5= Sangat Baik (91-100)

3= Cukup (71-80)

Mengetahui,                                                                Pekalongan, 7 Juli 2011

Kepala Sekolah                                                          Guru Seni Budaya,

KADARYONO, S.Pd                                               SIGIT PURNOMO, S.Pd


RENCANA PELAKSANA PEMBELAJARAN

(RPP)

Sekolah                       :     SMK DWIJA PRAJA PEKALONGAN

Mata Pelajaran            :     Seni Budaya / Seni Rupa

Kelas / Semester          :     X / 2

Standar Kompetensi   :     Mengekspresikan Diri Melalui Karya Seni Rupa

Kompetensi dasar       :     Merancang karya seni rupa terapan dengan memanfaatkan teknik dan corak di wilayah Nusantara

Indikator                     :      1. Ekspresi Karya seni rupa terapan wilayah nusantara

  1. Karya seni Batik di  wilayah Nusantara.
  2. Merancang Motif salah satu corak seni Batik Nusantara yang diterapkan dalam karya gerabah
  3. Membuat sketsa atau mendesain karya seni Batik Nusantara

Alokasi Waktu            :     8  X 45 Menit

  1. Tujuan Pembelajaran

Siswa mampu :

  1. Menilai secara lisan keunikan karya seni rupa terapan (Batik)
  2. Menjelaskan teknik, corak karya seni batik daerah setempat
  3. Merancang motif batik pada karya seni gerabah
  4. Mendesain motif batik dengan ide kreatif siswa
  5. Menerapkan desain motif batik pada karya gerabah.
  1. Materi Ajar
    1. Diskusi kelompok mengenai seni Batik Nusantara mencakup :

ü  Corak atau motif batik, motif yang ada didaerah setempat (Pekalongan)

ü  Penggunaan warna, warna menyesuaikan jenis batiknya

ü  Teknik dan bahan, teknik dan bahan hamper sama disemua daerah, yang menggunakan malam dan canting

  1. Karya seni gerabah

Gerabah adalah keramik yang terbuat dari bahan tanah liat dengan suhu pembakaran yang tergolong rendah. Selain dari tanah liat, gerabah juga dapat dibuat dari batu hitam. Gerabah dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari , misal :

-          Asbak                                         -  Patung

-          Vas bunga                                  -  Kuali

-          Pot bunga                                   -  Tempat pensil

  1. Merancang karya seni rupa terapan 2 dan 3 dimensi  di wilayah Nusantara

Contohnya :

ü  Jumputan

ü  Batik

ü  Vas bunga

ü  Gerabah

dengan  memperhatikan :

ü  Nilai-nilai estetika atau keindahan

ü  Nilai guna atau nilai pakai

ü  Nilai teknis dan praktis

  1. Metode Pembelajaran

Ceramah, tanya jawab, dan pemberian tugas.

  1. Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran
    1. kegiatan pendahuluan (15 menit)
    2. Melakukan kegiatan B3S (Berdoa, senyum, salam, sapa), menunjukan karakter religius
    3. Mengabsen siswa dan menerapkan pengelolaan kelas (membudayakan disiplin dan peduli)
    4. Menjelaskan lingkup materi yang akan dipelajari (membiasakan sikap terbuka dan demokratis)
    5. Guru menjelaskan manfaat kompetensi yang akan dipelajari (memotivasi peserta didik untuk belajar)
    6. Apersepsi :

ü  Tanya jawab yang berkaitan dengan seni batik

ü  Mengenal asal daerah karya seni batik

ü  Menjelaskan rencana tentang membuat rancangan motif batik

  1. Kegiatan inti (60 menit)

-          Pertemuan Pertama

  1. Eksplorasi
    1. Memprediksi gambaran umum tentang seni rupa terapan (batik, vas bunga, gerabah), (melatih siswa untuk mengeluarkan ide dan gagasan serta komunikatif)
    2. Mendiskusikan pemahaman beberapa contoh karya seni rupa terapan daerah.(toleransi dan komunikatif)
    3. Elaborasi
      1. Menjelaskan Pengertian Batik dan sejarahnya (siswa menghargai karya seni daerah setempat)
      2. Menjelaskan Corak dan Motif Batik (mengenal karya seni dan komunikatif)
      3. Mengidentifikasi gambar karya seni rupa terapan dua dan tiga dimensi Nusantara (mengembangkan ide dan gagasan)
      4. Konfirmasi

Menegaskan pemahaman tentang nilai yang terkandung dalam karya seni (Sosial Budaya Masyarakat)

-          Pertemuan Kedua

  1. Eksplorasi
    1. Memprediksi gambaran umum tentang seni rupa terapan (pengembangan ide dan gagasan)
    2. Mendiskusikan pemahaman beberapa contoh karya seni rupa terapan daerah.(komunikatif)
    3. Elaborasi
      1. Mempresentasikan  karya seni terapan dua dan tiga dimensi wilayah Nusantara (toleransi dan komunikatif)
      2. Menjelaskan jenis-jenis batik (mengenal karya seni dan komunikatif)
      3. Menjelaskan ciri-ciri dari jenis batik (mengenal karya seni dan komunikatif)
      4. Menjelaskan penggunaan bahan dan teknik pembuatan batik (mengenal karya seni dan komunikatif)
      5. Konfirmasi

Menegaskan pemahaman tentang nilai yang terkandung dalam karya seni (Sosial Budaya Masyarakat) toleransi dan komunikatif

-          Pertemuan Ketiga

  1. Eksplorasi
    1. Memprediksi gambaran tentang karya terapan yang akan digambar
    2. Mendiskusikan pemahaman beberapa contoh karya seni rupa terapan daerah yang akan digambar
    3. Elaborasi
      1. Mendesain gambar  motif seni rupa terapan  yang digali dari  seni rupa di wilayah Nusantara sesuai dengan kebutuhan atau nilai fungsi masyarakat dan budayanya. (mengenal karya seni dan komunikatif)
      2. Menjelaskan gambaran tentang karya seni terapan 3 dimensi contoh: gerabah (mengenal karya seni dan komunikatif)
      3. Siswa membuat gambar/sket karya seni batik dan gerabah (pengembangan ide gagasan dan kreatifitas)
      4. Konfirmasi
        1. Menegaskan pemahaman tentang nilai yang terkandung dalam karya seni (Sosial Budaya Masyarakat) (mengenal karya seni dan komunikatif)
        2. Menegaskan ke siswa harus mampu menjelaskan dan mengerti apa yang digambar, serta memiliki tujuan  (mengenal karya seni dan komunikatif, serta melatih siswa bertanggungjawab akan karya yang dibuatnya)

-          Pertemuan Keempat

  1. Eksplorasi
    1. Memprediksi gambaran tentang karya terapan yang akan digambar (mengenal karya seni dan komunikatif)
    2. Mendiskusikan pemahaman beberapa contoh karya seni rupa terapan daerah yang akan digambar  (mengenal karya seni dan komunikatif)
    3. Elaborasi
      1. Mendesain gambar  motif seni rupa terapan  yang digali dari  seni rupa di wilayah Nusantara sesuai dengan kebutuhan atau nilai fungsi masyarakat dan budayanya.(kreatifitas)
      2. Menjelaskan gambaran tentang karya seni terapan 3 dimensi contoh: gerabah  (mengenal karya seni dan komunikatif)
      3. Siswa membuat gambar/sket karya seni batik dan gerabah (Kreatifitas dan kemampuan teknik)
      4. Konfirmasi
        1. Menegaskan pemahaman tentang nilai yang terkandung dalam karya seni (Sosial Budaya Masyarakat) (mengenal karya seni dan komunikatif)
        2. Menegaskan ke siswa harus mampu menjelaskan dan mengerti apa yang digambar, serta memiliki tujuan  (mengenal karya seni dan komunikatif)
        3. Kegiatan Penutup (15 menit)
          1. Menanyakan kesulitan siswa mengenai materi yang diajarkan. (mengenal karya seni dan komunikatif)
          2. Evaluasi pembelajaran (komunikatif, motivasi dan tanggungjawab)
          3. Pemberian tugas (tanggungjawab)
  1. Media Pembelajaran

Papan tulis, alat tulis alat peraga (dalam kelas) alat tulis buku teks galeri

  1. Sumber Bahan
  • Kurikulum KTSP dan perangkatnya
  • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMK
  • Buku-buku penunjang yang relevan
  • Internet
  1. Penilaian

Teknik                       : Tes tertulis

KKM                                    : 71

Bentuk instrument    : Soal uraian dan lembar kerja

Bentuk Penilaian       : Individu

Contoh instrument    : Buatlah rancangan Motif batik?

Lembar Penilaian:

ASPEK – ASPEK YANG DINILAI

PENILAIAN

1

2

3

4

5

Gagasan
Kesesuaian bentuk tema dan estetika
Pengembangan materi, ide dan pendapat
Kreatifitas

Keterangan:

1= Sangat kurang (20-30)                   4= Baik (81-90)

2= Kurang (40-70)                              5= Sangat Baik (91-100)

3= Cukup (71-80)

Mengetahui,                                                                Pekalongan, 7 Juli 2011

Kepala Sekolah                                                          Guru Seni Budaya,

KADARYONO, S.Pd                                               SIGIT PURNOMO, S.Pd


RENCANA PELAKSANA PEMBELAJARAN

(RPP)

Sekolah                       :     SMK DWIJA PRAJA PEKALONGAN

Mata Pelajaran            :     Seni Budaya / Seni Rupa

Kelas / Semester          :     X / 2

Standar Kompetensi   :     mengekspresikan diri karya Seni Rupa

Kompetensi dasar       :     Membuat karya seni rupa terapan dengan memanfaatkan teknik dan corak di wilayah nusantara.

Indikator                     :      1. Kreasi karya seni rupa terapan wilayah nusantara

  1. Persiapan alat dan bahan seni rupa terapan
  2. Desain karya / sketsa
  3. Membuat karya terapan dua / tiga dimensi di wilayah Nusantara

Alokasi Waktu            :     8  X 45 Menit

  1. Tujuan Pembelajaran

Siswa mampu :

  1. Menilai secara lisan keunikan karya seni rupa terapan
  2. Merancang motif batik berdasarkan kreatifitas siswa
  3. Membuat karya seni terapan (Batik pada karya gerabah)
  4. Menyebutkan fungsi karya seni terapan yang dibuat.
  1. Materi Ajar
    1. Menyiapkan bahan dan alat
      1. Alat gambar
      2. Gerabah (vas bunga)
      3. Cat dan palet
      4. Kuas kecil
      5. Pilok clear
      6. Mengamati corak karya seni rupa terapan
      7. Membandingkan teknik pembuatan :

ü  Desain motif batik

ü  Teknik Pembuatan motif batik

ü  Membuat sketsa motif batik dan pengembangan motif lain

ü  Proses akhir atau pengemasan.

  1. Metode Pembelajaran

Ceramah, tanya jawab, dan pemberian tugas.

  1. Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran
    1. kegiatan pendahuluan (15 menit)
    2. Melakukan kegiatan B3S (Berdoa, senyum, salam, sapa), menunjukan karakter religius
    3. Mengabsen siswa dan menerapkan pengelolaan kelas (membudayakan disiplin dan peduli)
    4. Menjelaskan lingkup materi yang akan dipelajari (membiasakan sikap terbuka dan demokratis)
    5. Guru menjelaskan manfaat kompetensi yang akan dipelajari (memotivasi peserta didik untuk belajar)
    6. Apersepsi :

ü  Tanya jawab yang berkaitan dengan seni rupa terapan

ü  Mengenal asal daerah karya seni rupa terapan

ü  Menjelaskan rencana praktek pembuatan karya seni terapan.

  1. Kegiatan inti (60 menit)

-          Pertemuan Pertama

  1. Eksplorasi
    1. Memprediksi gambaran umum tentang proses pembuatan desain batik (mengenal karya seni dan komunikatif)
    2. Mendiskusikan pengetahuan tentang motif batik yang akan di buat. (mengenal karya seni, toleransi dan komunikatif)
    3. Elaborasi
      1. Memberikan contoh cara menggambar desain batik (komunikatif dan pemahaman)
      2. Memberi gambaran pembuat karya seni rupa terapan dengan teknik yang digali dari seni rupa di wilayah Nusantara (toleransi, komunikatif dan kreatifitas)
      3. Konfirmasi
        1. Menegaskan pemahaman tentang penerapan motif batik. (mengenal karya seni dan komunikatif)
        2. Memberikan tugas pendalaman materi tentang motif batik yang dibuat (kreatifitas)

-          Pertemuan Kedua

  1. Eksplorasi
    1. Memberikan gambaran tentang karya seni terapan (mengenal karya seni dan komunikatif)
    2. Memprediksi gambaran umum tentang proses pembuatan desain batik (mengenal karya seni dan komunikatif)
    3. Mendiskusikan pengetahuan tentang motif batik yang di buat. (mengenal karya seni, toleransi dan komunikatif)
    4. Elaborasi
      1. Membuat karya seni rupa terapan dengan teknik yang digali dari seni rupa di wilayah Nusantara (kreatifitas)
      2. Pemahaman setelah selesai berkarya seni mendesain karya seni terapan meliputi :

ü  Alat, bahan dan teknik

ü  Proses pembuatan

ü  Proses akhir pernis/clear (mengenal karya seni, kreatifitas dan komunikatif)

  1. Konfirmasi
    1. Menegaskan pemahaman tentang penerapan motif batik. (mengenal karya seni dan komunikatif)
    2. Memberikan tugas pendalaman materi tentang motif batik yang dibuat (kreatifitas dan tanggungjawab)

-          Pertemuan Ketiga

  1. Eksplorasi
    1. Memberikan gambaran tentang proses pembuatan (mengenal karya seni dan komunikatif)
    2. Memprediksi gambaran umum tentang proses pembuatan desain batik (mengenal karya seni dan komunikatif)
    3. Persiapan berkarya yang ke dua.(komunikatif dan kreatifitas)
    4. Elaborasi
      1. Membuat karya seni rupa terapan dengan teknik yang digali dari seni rupa di wilayah Nusantara (kreatifitas)
      2. Membuat karya seni rupa murni terusan sampai proses akhir dan pengemasan (kreatifitas)
      3. Pemahaman setelah selesai berkarya seni mendesain karya seni terapan meliputi :

ü  Alat, bahan dan teknik

ü  Proses pembuatan

ü  Proses akhir pernis/clear (mengenal karya seni, toleransi dan komunikatif)

  1. Konfirmasi
    1. Menegaskan pemahaman tentang penerapan motif batik (mengenal karya seni dan komunikatif)
    2. Memberikan tugas pendalaman materi tentang motif batik yang dibuat (kreatifitas dan tanggungjawab)
    3. Persiapan tahap akhir (tanggungjawab dan kreatifitas)

 

-          Pertemuan Keempat

  1. Eksplorasi
    1. Memberikan gambaran tentang proses pembuatan (mengenal karya seni dan komunikatif)
    2. Memprediksi gambaran umum tentang proses pembuatan desain batik (mengenal karya seni dan komunikatif)
    3. Persiapan akhir dengan persiapan pengemasan karya. (kreatifitas dan komunikatif)
    4. Elaborasi
      1. Proses akhir berkarya dan persiapan terakhir dalam berkarya seni rupa (kretifitas, tanggungjawab)
      2. Membuat karya seni rupa murni terusan sampai proses akhir dan pengemasan (kreatifitas dan tanggungjawab)
      3. Pemahaman setelah selesai berkarya seni mendesain karya seni terapan meliputi :

ü  Alat, bahan dan teknik

ü  Proses pembuatan

ü  Proses akhir pernis/clear (mengenal karya seni dan komunikatif)

  1. Konfirmasi
    1. Menegaskan pemahaman tentang penerapan motif batik (Pemahaman dan komunikatif)
    2. Memberikan tugas pendalaman materi tentang motif batik yang dibuat (toleran, komunikatif dan tanggungjawab)
    3. Memberi motivasi dengan pemberitahuan akan dipamerkannya karya siswa dalam pameran sekolah pada acara hari besar (motivasi dan tanggungjawab)
    4. Kegiatan Penutup (15 menit)
      1. Menanyakan kesulitan siswa mengenai materi yang diajarkan.(komunikatif
      2. Evaluasi pembelajaran (komunikatif dan motivasi)
  1. Media Pembelajaran

Papan tulis, alat tulis alat peraga alat praktik. peralatan gambar.

  1. Sumber Bahan
  • Kurikulum KTSP dan perangkatnya
  • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMK
  • Buku-buku penunjang yang relevan
  • Internet
  1. Penilaian

Teknik                                 : Tes tertulis

KKM                                  : 71

Bentuk instrument              : Lembar kerja

Contoh instrument              : Buatlah motif batik pada karya gerabah?

Lembar Penilaian:

ASPEK – ASPEK YANG DINILAI

PENILAIAN

1

2

3

4

5

Gagasan
Kesesuaian bentuk tema dan estetika karya
Pengembangan materi, ide dan pendapat
Kreatifitas

Keterangan:

1= Sangat kurang (20-30)                   4= Baik (81-90)

2= Kurang (40-70)                              5= Sangat Baik (91-100)

3= Cukup (71-80)

Mengetahui,                                                                Pekalongan, 7 Juli 2011

Kepala Sekolah                                                          Guru Seni Budaya,

KADARYONO, S.Pd                                               SIGIT PURNOMO, S.Pd
RENCANA PELAKSANA PEMBELAJARAN

(RPP)

Sekolah                       :     SMK DWIJA PRAJA PEKALONGAN

Mata Pelajaran            :     Seni Budaya / Seni Rupa

Kelas / Semester          :     X / 2

Standar Kompetensi   :     Mengekspresikan diri karya Seni Rupa

Kompetensi dasar       :     Menyiapkan karya seni rupa buatan sendiri untuk pameran di kelas atau di sekolah.

Indikator                     :      1. Pameran dan kreasi seni rupa terapan.

  1. Penyusunan panitia dan menyiapkan karya seni
  2. Tujuan  dan Fungsi pameran seni rupa
  3. Penentuan waktu dan tempat Penyelenggaran pameran.
  4. Lingkup Pameran dan Jenis Pameran

Alokasi Waktu            :     2  X 45 Menit

  1. Tujuan Pembelajaran

Siswa mampu :

  1. Menjelaskan pengertian pameran
  2. Menyusun persiapan pameran karya seni rupa.
  3. Menjelaskan tujuan dan fungsi pameran
  1. Materi Ajar

ü  Pembentukan panitia pameran di kelas atau sekolah

ü  Menjelaskan tujuan dan  program kegiatan

ü  Menentukan tema dan tempat kegiatan pameran

ü  Mengumpulkan karya  Seni rupa yang akan dipamerkan berdasarkan jenis karya

ü  Persiapan Pameran

  1. Metode Pembelajaran

Ceramah, tanya jawab, dan pemberian tugas.

  1. Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran
    1. Kegiatan Pendahuluan (15 menit)
    2. Melakukan kegiatan B3S (Berdoa, senyum, salam, sapa), menunjukan karakter religius
    3. Mengabsen siswa dan menerapkan pengelolaan kelas (membudayakan disiplin dan peduli)
    4. Menjelaskan lingkup materi yang akan dipelajari (membiasakan sikap terbuka dan demokratis)
    5. Guru menjelaskan manfaat kompetensi yang akan dipelajari (memotivasi peserta didik untuk belajar)
    6. Apersepsi :

ü  Tanya jawab yang berkaitan dengan pengadaan pameran

ü  Mengenal tentang pameran karya seni

ü  Menjelaskan rencana pameran karya seni terapan.

  1. Kegiatan Inti (60 menit)
  2. Eksplorasi
    1. Memberi gambaran tentang pelaksanaan pameran (Komunikatif, kreatif, menghargai karya, mandir)
    2. Menyimak dan Tanya jawab mengenai penyelenggaraan pameran dan tugas panitia pameran nantinya.(toleransi dan komunikatif)
    3. Elaborasi
      1. Mengelompokkan anggota untuk pameran (toleransi, mandiri, kreatif, komunikatif)
      2. Mengidentifikasi karya seni terapan  yang akan dipamerkan (kreatifitas, pengembangan gagasan)
      3. Menyiapkan unsur pendukung pameran : brosur, undangan, poster, spanduk (kreatifitas, mandiri)
      4. Menata ruang pameran (kreatifitas, mandiri, tanggungjawab)
      5. Menyiapkan karya yang akan dipamerkan serta menata karya pameran dalam ruang pameran di sekolah.(kretifitas, mandiri, toleransi, tanggungjawab)
      6. Konfirmasi
        1. Pengecekan kesiapan pameran (kretifitas, mandiri, toleransi, tanggungjawab)
        2. Menanyakan kembali tugas-tugas yang akan di ampu oleh masing-masing panitia pameran (komunikatif, kretifitas, mandiri, toleransi, tanggungjawab)
        3. Evaluasi acara pameran (kretifitas, mandiri, toleransi, tanggungjawab)
        4. Kegiatan Penutup (15 menit)
          1. Menanyakan kesulitan siswa dalam menyusun panitia atau dalam persiapan pameran (kretifitas, mandiri, toleransi, tanggungjawab)
          2. Evaluasi pembelajaran (kretifitas, mandiri, toleransi, tanggungjawab)
  1. Media Pembelajaran

Papan tulis, alat tulis

  1. Sumber Bahan
  • Kurikulum KTSP dan perangkatnya
  • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMK
  • Buku-buku penunjang yang relevan
  • Internet
  1. Penilaian

Teknik                              : Tes tertulis

KKM                                : 71

Bentuk instrument           : Kegiatan Pameran

Contoh instrument           : Persiapan Pameran.

Lembar Penilaian:

ASPEK – ASPEK YANG DINILAI

PENILAIAN

1

2

3

4

5

Gagasan
Kesesuaian tema dan acara pameran
Pengembangan materi, ide dan pendapat
Kreatifitas

Keterangan:

1= Sangat kurang (20-30)                   4= Baik (81-90)

2= Kurang (40-70)                              5= Sangat Baik (91-100)

3= Cukup (71-80)

Mengetahui,                                                                Pekalongan, 7 Juli 2011

Kepala Sekolah                                                         Guru Seni Budaya,

KADARYONO, S.Pd                                               SIGIT PURNOMO, S.Pd
RENCANA PELAKSANA PEMBELAJARAN

(RPP)

Sekolah                       :     SMK DWIJA PRAJA PEKALONGAN

Mata Pelajaran            :     Seni Budaya / Seni Rupa

Kelas / Semester          :     X / 2

Standar Kompetensi   :     Mengekspresikan diri karya Seni Rupa

Kompetensi dasar       :     Menata karya seni rupa buatan sendiri dalam bentuk pameran di kelas atau di sekolah.

Indikator                     :      1. Pameran dan kreasi seni rupa terapan.

  1. Menentukan tema pameran
  2. Menentukan rencana kegiatan
  3. Menyusun program pameran.
  4. Teknik pengaturan tata letak pameran

Alokasi Waktu            :     4  X 45 Menit

  1. Tujuan Pembelajaran

Siswa mampu :

  1. Menentukan tema pameran
  2. Menentukan rencana kegiatan
  3. Menyusun program pameran
  4. Berpameran
  5. Menata tata letak karya pameran.
  1. Materi Ajar

ü  Menyiapkan karya seni terapan  bersama yang dikembangkan dari seni rupa Nusantara hasil karya sendiri di kelas atau di sekolah

ü  Menyusun pelaksaan pameran

ü  Merancang tata letak dan pencahayaan

ü  Mengamati jalannya pameran

ü  Merumuskan  fungsi dan tujuan   Pameran

ü  Secara kelompok mendeskripsikan  kegiatan Pameran.

  1. Metode Pembelajaran

Ceramah, tanya jawab, dan pemberian tugas.

  1. Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran
    1. Kegiatan Pendahuluan (15 menit)
    2. Melakukan kegiatan B3S (Berdoa, senyum, salam, sapa), menunjukan karakter religius
    3. Mengabsen siswa dan menerapkan pengelolaan kelas (membudayakan disiplin dan peduli)
    4. Menjelaskan lingkup materi yang akan dipelajari (membiasakan sikap terbuka dan demokratis)
    5. Guru menjelaskan manfaat kompetensi yang akan dipelajari (memotivasi peserta didik untuk belajar)
    6. Apersepsi :

ü  Tanya jawab yang berkaitan dengan pengadaan pameran

ü  Mengenal tentang pameran karya seni

ü  Menjelaskan pentingnya pameran karya seni terapan.

  1. Kegiatan Inti (60 menit)

-          Pertemuan Pertama

  1. Eksplorasi
    1. Memberi gambaran tentang pelaksanaan pameran (komunikatif, kreatif, toleransi)
    2. Menyimak dan Tanya jawab mengenai penyelenggaraan pameran dan tugas panitia pameran nantinya (komunikatif, kreatif, toleransi)
    3. Elaborasi
      1. Mengidentifikasi pameran seni terapan (komunikatif, kreatif, toleransi)
      2. Membuat laporan kegiatan pameran (komunikatif, kreatif, toleransi, tanggungjawab)
      3. Mengevaluasi kegiatan pameran (komunikatif, kreatif, toleransi)
      4. Konfirmasi
        1. Pengecekan kegiatan pameran (komunikatif, kreatif, toleransi)
        2. Menanyakan kembali tugas-tugas yang akan di ampu oleh masing-masing panitia pameran (komunikatif, kreatif, toleransi, tanggungjawab)
        3. Evaluasi acara pameran (komunikatif, kreatif, toleransi)

-          Pertemuan Kedua

  1. Eksplorasi
    1. Memberi gambaran tentang pelaksanaan pameran yang telah dilahsanakan (komunikatif, motivasi, tanggungjawab)
    2. Menyimak dan tanya jawab mengenai penyelenggaraan pameran dari pembukaan sampai selesai (komunikatif, mandiri)
    3. Elaborasi
      1. Mengidentifikasi pameran seni terapan (komunikatif, kreatif, toleransi)
      2. Membuat laporan kegiatan pameran (komunikatif, kreatif, toleransi)
      3. Mengevaluasi kegiatan pameran (mandiri, komunikatif, kreatif, toleransi)
      4. Pengembangan kegiatan (kreatifitas dan toleransi)
      5. Konfirmasi
        1. Pengecekan laporan kegiatan pameran (komunikatif, tanggungjawab)
        2. Menanyakan kembali tugas-tugas yang akan di ampu oleh masing-masing panitia pameran (komunikatif dan pengembangan gagasan)
        3. Evaluasi acara pameran (komunikatif, tanggungjawab)
        4. Koreksi kekurangan dan mengatasi kendala (mandiri, komunikatif, toleransi, tanggungjawab, kreatifitas)
        5. Kegiatan Penutup (15 menit)
        6. Menanyakan kesulitan penataan dalam pelaksanaan pameran (komunikatif)
        7. Evaluasi pembelajaran (komunikatif dan tanggungjawab)
  1. Media Pembelajaran

Papan tulis, alat tulis

  1. Sumber Bahan

Buku teks seni rupa, Buku pameran karya seni, catalog karya seni, internet

  1. Penilaian

Bentuk instrument      : Kegiatan Pameran / laporan kegiatan

Contoh instrument      : Pameran.

Lembar Penilaian:

ASPEK – ASPEK YANG DINILAI

PENILAIAN

1

2

3

4

5

Gagasan
Kesesuaian tema dan acara
Pengembangan materi, ide dan pendapat
Kreatifitas

Keterangan:

1= Sangat kurang (20-30)                   4= Baik (81-90)

2= Kurang (40-70)                              5= Sangat Baik (91-100)

3= Cukup (71-80)

Mengetahui,                                                                Pekalongan, 7 Juli 2011

Kepala Sekolah                                                         Guru Seni Budaya,

KADARYONO, S.Pd                                               SIGIT PURNOMO, S.Pd

About these ads

About kulidesain

ambisius dan sangat terobsesi Lihat semua pos milik kulidesain

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: